19 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Logo Branding \"Magnificent Samarinda\" Pemkot Samarinda Belum Harga Mati


Logo Branding \"Magnificent Samarinda\" Pemkot Samarinda Belum Harga Mati
Filosofi Logo Branding \"Magnificent Samarinda\" Pemkot Samarinda. (Dok)

KLIKSAMARINDA.COM - Pemkot Samarinda berencana launching penggunaan branding “Samarinda Magnificent”pada hari jadi Pemkot Samarinda yang genap berusia 59 tahun pada 21 Januari mendatang.

Moment di hari bersejarah itu, berbarengan juga dengan hari jadi Kota Samarinda yang ke-351 tahun.

Penggunaan branding tersebut tentunya memiliki arti. Samarinda sebagai kota bisnis, terdepan, berbudaya dengan unsur tiga warna yakni merah dengan artian maju, berani, ulet dan gigih.

Kedua warna hijau dengan makna damai, nyaman dan subur serta warna kuning menandakan kejayaan (glory), kemajuan dan dinamis.

Diputuskan penggunaan branding dan launching tersebut dibenarkan Kepala Diskominfo, Aji Syarif Hidayatullah, Selasa, 15 Januari 2019.

Dayat, sapaannya mengungkapkan proses pembuatan branding ini Pemkot bekerjasama melalui Badan Perencana Pendapatan Daerah (Bappeda) Samarinda dengan konsultan City Asia.

"Logo itu memiliki makna, perpaduan antara Bandara Samarinda Baru, Jembatan Mahkota II, Sungai Mahakam dan Citra Niaga serta Sarung Samarinda," tuturnya.

Kedepannya pun Pemkot Samarinda bakal mempromosikan ini melalui jaringan sosial.

"Itu dilakukan konsultan dan sudah dilakukan uji publik di Bappeda Samarinda, yang akan dilaunching 21 Januari nanti," tambahnya.

Namun, Dayat menuturkan, promosi branding yang cukup lama dinantikan itu belum keputusan final. Pemkot Samarinda bakal membuka pendapat publik tentang branding tersebut.

"Tapi ini bukan harga mati. Kita publish dulu, nanti kalau ada caunter, bisa diperbaharui lagi atau bagaimana lah," ungkapa Dayat.

Terpisah, Kepala Badan Perencana Pendapatan Daerah (Bappeda) Samarinda, Asli Nuryadin menjelskan proses pembuatan branding tersebut.

"Sebenarnya ada tiga opsi yang disampaikan. Alhamdullilah sudah dipilih dan ditentukan oleh Pak Walikota (Syaharie Jaang, Red) branding tersebut,” ucap Asli.

Berbarengan launching branding itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda bakal mempersiapkan body bag (tas) sebagai gerakan pengurangan penggunaan plastik di Kota Tepian.

“Nanti di tas itu ada motif branding Samarinda,” imbuhnya.

Ditambah Pemkot bakal menggandeng Kabupaten Badung, Bali atau dengan Kota Banyuwangi, Jawa Timur, dalam promosi.

Kedepan, lanjutnya, pihaknya bisa menitip mempromosikan dengan mengenalkan salah satu brandingnya yakni Sarung Samarinda kepada wisatawan. Bahwa di Kota Samarinda memiliki sarung samarinda dengan ciri khasnya.

“Kalau ada wisatawan dari Bali atau dari pulau lainnya berkunjung ke Kota Tepian, mereka sudah tahu disini ada kerajinan tenun Sarung Samarinda-nya,” tutupnya. (*)

Reporter : Robbi    Editor : NR Syaian



Comments

comments


Komentar: 0