21 Februari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bertolak Ke Medan? Kuliner Street Food Medan ini Wajib untuk Anda Kunjungi


Bertolak Ke Medan? Kuliner Street Food Medan ini Wajib untuk Anda Kunjungi
Bandara APT Pranoto.

KLIKSAMARINDA.COM - Untuk anda penggemar kuliner khas daerah, ketika berada di Medan berikut ini adalah daftar Restoran di Medan versi Traveloka yang cocok untuk anda kunjungi.

Soto Kesawan
Salah satu kuliner street food yang wajib untuk anda kunjungi adalah Soto Kesawan Enak Tenan. Soto ini lokasinya ada di Jl Ahmad Yani, No 116, Medan. Soto merupakan salah satu makanan khas dari Indonesia yang memiliki banyak versi. Untuk Medan, salah satu versi makanan unik yang dimilikinya adalah soto kesawan. Soto ini tidak seperti soto pada umumnya. Biasanya soto merupakan sebuah sup yang memiliki isian daging sapi atau daging ayam. Untuk soto ini isian yang digunakan adalah sapi, ayam dan juga daging udang.
Karena isiannya yang banyak dan rasanya yang nikmat, makanan pinggir jalan Soto Kesawan ini memiliki harga yang cukup mahal jika dibandingkan dengan makanan pinggiran lainnya. Untuk 1 porsi sotonya bisa anda dapatkan dengan harga sebesar Rp. 30.000. Untuk anda yang penasaran dengan soto ini anda bisa langsung datang ke warung soto yang buka pada jam 8 pagi hingga jam 2 siang ini.
Lontong Kak Lin
Salah satu makanan pinggir jalan yang bisa anda temukan di Medan adalah Lontong Kak Lin. Makanan ini merupakan makanan yang sama dengan kuliner lontong pada umumnya, bedanya Lontong Kak Lin ini memiliki taburan keripik kentang di atasnya membuat rasanya menjadi lebih unik. Lontong ini merupakan jajanan yang sangat cocok untuk dikunyah untuk sarapan. Untuk anda yang ingin sarapan dengan makanan ini anda bisa datang di alamat Jl. Teuku Cik Ditiro no 76. Medan.
Restoran di Medan versi Traveloka Lontong Kak Lin ini bisa anda temukan di alamat yang sudah disebutkan sebelumnya pada jam 7 pagi hingga jam 4 sore untuk hari biasa. Tapi untuk weekend anda hanya akan menemukan warung ini buka dari jam 7 pagi hingga jam 12 siang.
Ada banyak sekali jenis lontong yang bisa anda temukan di warung Lontong Kak Lin ini. Mulai dari lontong sayur, lontong pecel. Lopis dan masih banyak lagi yang lainnya. Yang lebih menarik dari warung Lontong Kak Lin ini bukan hanya macam makanan yang ditawarkannya tapi juga dari legendarisnya warung ini. Warung ini merupakan salah satu warung yang legendaris karena sudah ada sejak tahun 1994 hingga saat ini. Untuk menyantap makanan dari Restoran di Medan versi Traveloka warung Lontong Kak Lin ini anda hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp. 15.000 saja. Sangat murah dan cocok untuk kuliner street food bukan?
Mie Aceh Titi Bobrok
Selanjutnya, kuliner street food yang bisa anda temukan di Medan adalah Mie Aceh Titi Bobrok. Warung Mie ini merupakan warung mie yang sangat populer. Mie aceh merupakan salah satu kuliner yang populer dengan rasa rempahnya yang kuat dan lezat. Di Mie Aceh titi Bobrok ini anda benar-benar akan disuguhi dengan mie aceh dengan rasa yang fantastis. Bukan hanya itu saja. Selain menyuguhkan makanan yang lezat dan klasik ini warung Mie Aceh Titi Bobrok juga melakukan inovasi pada mie nya, salah satu inovasi yang paling populer dari warung ini adalah Mie Aceh Campur Kepiting yang dimilikinya.
Mie campur kepiting ini menjadi sangat populer karena merupakan paduan makanan yang sangat lezat. Anda bisa menyantap mie aceh dengan bumbu rempah yang nikmat serta kepiting yang dimasak dengan bumbu tersebut. Bayangkan mie aceh yang berwarna kuning kecoklatan yang diatasnya diletakkan kepiting matang berwarna merah tentu akan menggoda mata anda. Dari penampilannya saja anda tentu akan merasa air liur membanjiri mulut anda.
Belum puas dengan rekomendasi diatas? Untuk anda yang ingin tahu lebih banyak rekomendasi makanan street food di Medan, Traveloka memiliki cukup banyak daftar restoran yang masuk dalam list nya. Untuk anda yang penasaran dengan tempat makan pinggir jalan mana saja yang wajib anda kunjungi anda bisa mengunjungi halaman Restoran di Medan versi Traveloka ini. (Adv)

Reporter : DHB    Editor : NR Syaian



Comments

comments


Komentar: 0