20 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Awalnya Terjaring Razia Polisi, Tukang Dekor Panggung di Samarinda Ini Ditangkap Gara-Gara Sabu


Awalnya Terjaring Razia Polisi, Tukang Dekor Panggung di Samarinda Ini Ditangkap Gara-Gara Sabu
Ilustrasi

KLIKSAMARINDA.COM - Petugas Reskrim Polsek Sungai Pinang, Samarinda menangkap Ridho (46), Rabu siang 7 November 2018. Petugas menangkap Ridho karena memiliki sabu seberat 2,61 gram bruto di rumah kontrakannya di Jalan M. Said, Gang Surya, RT 13, Kelurahan Loa Bahu, Sungai Kunjang, Samarinda.

Setelah pengembangan, Ridho yang ditangkap karena masalah motor justru ditangkap karena memiliki narkoba. Sebelum menemukan barang bukti narkoba di rumah kontrakan Ridho, polisi menjaring Ridho dalam sebuah razia kendaraan bermotor di Jalan PM Noor, Samarinda.

Polisi curiga dengan kendaraan yang digunakan Ridho. Pasalnya, beberapa komponen kendaraan roda 2 jenis Yamaha Mio milik Ridho tidak memiliki nomor polisi.

Saat memeriksa Ridho, polisi menemukan dakta jika pekerja dekorasi panggung itu tidak membawa surat-surat kelengkapan kendaraan. Polisi kemudian membawa pelaku ke rumah kontrakannya untuk mengambil surat-surat kendaraan.

Sampai di rumah rumah kontrakan Ridho, polisi justru mendapatkan banyak sekali kejanggalan. Polisi pun langsung menggeledah rumah kontrakan Ridho dan menemukan dompet berwarna coklat yang berisi sabu-sabu dibungkus plastik klip. Polisi juga menemukan timbangan digital yang disembunyikan di dapur serta sebuah telepon genggam.

Kanit Reskrim Polsekta Sungai Pinang, Iptu Wawan Gunawan mengatakan, penangkapan Ridho tidak disengaja. Pelaku telah lama melakukan aktivitas jual beli sabu-sabu di sekitar kontrakannya. Menurut Iptu Wawan, aksi Ridho sudah tercium petugas.

Berdasarkan hasil penyelidikan pelaku menduga Ridho adalah pemain lama dalam dunia narkoba di Samarinda. Saat ini, petugas sedang melakukan pengejaran terhadap penjual sabu-sabu kepada pelaku yang identitasnya sudah diketahui.

“Motor tanpa plat atau tanpa KT pretelan kita curigai. Itu kita amankan yang bersangkutan di jalanan. Yang bersangkutan ngomong motornya ada surat-suratnya. Tapi kita persuasif aja dan mengajak untuk mengambil surat-suratnya. Ternyata betul, motornya ada surat-suratnya. Tapi hanya BPKB-nya saja. Kami tidak percaya begitu saja. Kita adakan penggeledahan. Di dapur, di rumah kontrakan tersangka, disembunyikan dalam papan dapur ada dompet kecil berwarna coklat. Setelah dibuka ternyata berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 2.61 gram brutodan timbangan,“ ujar Iptu Wawan.

Usai ditangkap polisi, Ridho hanya bisa pasrah. Pekerja dekor panggung panggilan ini memasuki ruang penyidik Polsekta Sungai Pinang, Jalan DI Panjaitan. Kepada polisi, Ridho mengaku jika narkoba di rumahnya tidak untuk dijual karena dikonsumsi sendiri.

“Klipnya untuk bagi ini Pak. Kita kan ambil sedikit,“ ujar Ridho.

Akibat perbuatannya, kini Ridho meringkuk di sel tahanan. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatanya karena melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pasal 112-114 yakni kegiatan menyimpan, memiliki, dan menyediakan narkotika Golongan 1 bukan tanaman dengan ancaman 15 tahun penjara. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0