17 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Alphad Syarif Ditahan Mabes Polri


Alphad Syarif Ditahan Mabes Polri
Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif

KLIKSAMARINDA.COM - Ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarif menjadi tersangka kasus penipuan. Kini, polisi telah menahan Alphad di Jakarta.

Polisi menangkap politisi yang pernah bernaung di bawah Partai Golkar ini setelah melakukan dua kali pemanggilan. Namun, Alphad mangkir dari dua panggilan tim penyidik Bareskrim Polri itu.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menerangkan jika polisi menangkap Alphad karena terlibat kasus penipuan dan penggelapan. Penangkapan Alphad berlangsung di Bandara Soekarno Hatta Tanggerang, Jawa Barat setelah Alphad pulang dari Singapura pada 19 September 2018 pukul 21.00 WIB.

"Penyidik mencari informasi, ternyata yang bersangkutan ada di Singapura. Ketika kembali dari Singapura dilakukan surat perintah penangkapan untuk membawa yang bersangkutan ditahan di Mabes Polri," ucap Irjen Pol Setyo, Kamis 11 Oktober 2018 dilansir dari Liputan6.

Sebelumnya, polisi telah memanggil Alpard terkait laporan atas nama Adam Malik dengan nomor laporan LP/B/1105/XI/2016/ Bareskrim tanggal 3 November 2016.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Ditipiter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Fadil Imran menjelaskan bahwa dalam perkara ini pihaknya telah menetapkan Alphad sebagai tersangka.

"Setelah mengetahui kedatangan tersangka dari data imigrasi dan manifest maskapai penerbangan Jet Star diketahui tersangka akan datang dari Singapura menggunakan pesawat Jet," tutur Fadil terpisah.

Setelah mengetahui adanya informasi itu, kata Fadil, jajarannya langsung bergegas menuju ke bandara dan langsung melakukan penahanan terhadap Alphad.

"Kemudian tim melakukan penangkapan bekerja sama dengan Imigrasi Bandara Soekarno Hatta dan Polres Bandara. Saat ini, tersangka dilakukan penahanan dan untuk berkas perkara sudah dikirim tahap 1 ke JPU," tutup Brigjen Pol Fadil. (*)

Reporter : Liputan6    Editor : Klik Samarinda



Comments

comments


Komentar: 0