20 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Pasca Tragedi Pemukulan Dengan Palu di Samarinda, Pemerintah Gerak Cepat Menangkap ODGJ di Jalan


Pasca Tragedi Pemukulan Dengan Palu di Samarinda, Pemerintah Gerak Cepat Menangkap ODGJ di Jalan
Razia orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Samarinda, Selasa 17 Juli 2018

KLIKSAMARINDA.COM - Pasca tragedi pemukulan dengan menggunakan palu yang dilakukan oleh Syarifuddin (52) sehingga menyebabkan meninggalnya Muhammad Riharja (38) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Disnakertrans Kaltim, Senin 16 Juli 2018, membuat Pemerintah bergerak cepat merazia orang gila.

Selasa pagi, 17 Juli 2018, Satpol PP Samarinda melakukan penangkapan terhadap orang gila yang berkeliaran di jalan. Satpol PP melakukan razia di sejumlah titik.

Antara lain, di Jalan Perniagaan Pasar Segiri, Jalan Pahlawan, kawasan Lambung Mangkurat, hingga kawasan perkantoran di Jalan Kesuma Bangsa. Para warga yang mengalami gangguan jiwa tidak melakukan perlawanan saat petugas Satpol PP menangkapnya.

Kepala Bagian Operasi Satpol PP Samarinda, Teguh mengatakan, razia orang gila ini bertujuan agar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak berkeliaran dan tidak bertindak anarkistis. Razia ini sesuai instruksi Walikota Samarinda setelah peristiwa tewasnya warga akibat kekerasan yang dilakukan orang gila.

"Dari tadi pagi menindaklanjuti kejadian yang kemarin di Jalan Pelita, dengan salah satu korban yang dipukul oleh orang gila, hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Samarinda. Orang gila yang ada di Samarinda harus kami tertibkan. Jadi tidak ada orang gila di Samarinda berkeliaran lagi," ujar Teguh.

Rencananya, Satpol PP Samarinda akan berkoordinasi dengan Departemen Sosial untuk menangani ODGJ agar mendapatkan pembinaan lebih optimal. Mereka akan menjalani pemeriksaan kejiwaan dan observasi secara intensif di RSUD Atma Husada Mahakam Samarinda.

Sebelumnya, terjadi penganiayaan atas Muhammad Riharja, seorang PNS di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim oleh Syarifuddin (52) seorang buruh bangunan. Tragedi itu terjadi di Jalan Pelita, Kemakmuran, Samarida dan mengakibatkan Riharja meninggal dunia.

Dugaan sementara, pelaku mengalami gangguan jiwa sehingga harus menjalani pemeriksaan dari pihak rumah sakit jiwa. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0