18 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Akankah Masjaya Jadi Rektor Unmul Lagi?


Akankah Masjaya Jadi Rektor Unmul Lagi?
Tiga besar calon Rektor Unmul 2018, dari kiri ke kanan: Prof. Dr. Masjaya, Prof. Dr. Susilo dan Dr. La Ode Rijai.

KLIKSAMARINDA.COM - Sempat diwarnai kericuhan saat agenda penyampaian visi-misi bakal calon rektor, Rapat Senat Universitas Mulawarman (Unmul) akhirnya memutuskan tiga nama sebagai calon Rektor Unmul periode 2018-2022, Selasa, 10 Juli 2018.

Ketiga nama tersebut adalah Prof. Dr. Masjaya, Prof. Dr. Susilo dan Dr. La Ode Rijai. Tiga calon ini menyisihkan bakal calon rektor lainnya melalui pemungutan suara (voting) yang diikuti 85 dari 89 anggota Senat Unmul.

Di tengah intervensi kelompok masyarakat yang mendukung calon Dr. Asnar, salah satu bakal calon rektor, Senat Unmul tetap melanjutkan proses voting. Hasil voting itu, Prof. Masjaya, Rektor Unmul petahana, unggul jauh dibanding pesaingnya dengan raihan 60 suara.

Di posisi kedua, Prof. Susilo, kandidat calon Rektor Unum termuda yang baru berusia 47 tahun meraih 19 suara Anggota Senat. Sementara posisi ketiga, Dr. La Ode Rijai dengan 5 suara.

Sedangkan dua bakal calon rektor lainnya, yakni Dr. Sukartiningsih dan Dr. Asnar tak mendapatkan suara sama sekali. Satu suara lainnya rusak.

Prof Masjaya saat dimintai tanggapannya atas hasil rapat Senat Unmul mengatakan, hasil pleno ini merupakan keputusan tertinggi Senat Unmul. Menurutnya, itu adalah hasil demokrasi.

"Inilah demokrasi. Dan saya mendapatkan suara tertinggi," kata Masjaya.

Prof Susilo menyatakan, dirinya menghormati hasil keputusan Senat. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unmul ini mengaku tak mempersoalkan raihan suara yang berada jauh di bawah perolehan suara Prof. Masjaya.

"Ini realita hasil penghitungan suara. Nanti kita lihat lagi di pemilihan kedua," ucap Susilo, santai.

Hasil pleno Senat Unmul lanjut Susilo, merupakan satu tahapan demokrasi dalam Pilrek Unmul.

"Tinggal satu tahapan lagi yang harus dilewati yakni pemilihan rektor," ujarnya.

Senada, Dekan Fakultas Farmasi, La Ode Rijai mengaku bersyukur dengan raihan suara pada dirinya. La Ode masuk tiga besar usai voting.

"Masuk tiga besar dari 114 dosen yang memenuhi syarat itu hebat," katanya.

La Ode juga mengaku sudah memperkirakan dirinya akan masuk menjadi tiga besar calon Rektor Unmul.

"Oh, sudah kita perkirakan," katanya sambil tertawa.

Sesuai mekanisme, tiga nama ini resmi menjadi calon rektor dan lanjut pada proses pemilihan Rektor Unmul yang dijadwalkan Agustus mendatang.

Tiga nama calon rektor tersebut, nantinya akan dibawa ke Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Ristekdikti). Berikutnya, Menristekdikti memiliki hak suara sebesar 35 persen dalam penentuan Rektor Unmul. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0