27 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Hasil Pengamatan, Hilal di Samarinda Belum Muncul


Hasil Pengamatan, Hilal di Samarinda Belum Muncul
Ilustrasi

KLIKSAMARINDA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Selasa petang, 15 Mei 2018.

Pengamatan bulan ini untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1439 H. Kepala Kanwil Kementerian Agama Kaltim, Saifi mengatakan, penentuan 1 Ramadan masih menunggu sidang Isbat Kementerian Agama, Selasa petang, 15 Mei 2018 di Jakarta.

Berdasarkan hasil rukyatul hilal yang didukung dengan metode hisab yang kontemporer itu maka dilakukan istikmal atau penggenapan bulan sya'ban menjadi 30 hari. Karena itu, 1 Ramadan ditetapkan jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018

"Di bawah minus satu derajat tidak mungkin kita melihat hilal. Kami menghimbau kepada masyarakat kaum muslimin dan muslimat bersabar dulu dan menunggu pengumuman oleh pemerintah secara resmi," ujar Saifi.

Pengamatan hilal yang berlangsung di Hotel Selyca Mulia Samarinda ini menggunakan teropong bintang berlensa okuler di Hotel Selyca Mulia, Samarinda.

Hasilnya, pengamatan ini menyatakan jika hilal belum muncul karena masih berada minus 1 derajat di bawah ufuk. Hasil amatan ini juga memberikan tanda bahwa 1 Ramadan 1439 H jatuh pada Kamis 17 Mei 2018.

Kepala BMKG Samarinda, Sutrisno mengatakan, data hisab dalam almanak yang diterbitkan oleh lajnah falakiyah Pengurus Besar Nahdatul Ulama menyebutkan peristiwa ijtima’ atau konjungsi baru terjadi pada pukul 21.07 WIB dan tinggi hilal pada saat matahari terbenam masih -1 derajat di bawah ufuk.

Sehingga dinyatakan hilal belum memenuhi kriteria imkanurrukyat atau tidak bisa dilihat.

"Matahari terbenam untuk hari ini pukul 18 lewat 12 menit 02 detik. Hilal terbenam ini mendahului karena masih minus. Jadi hilal tidak akan muncul karena masih minus.Pukul 18.09 lewat 10. Ada selisih. Kalau dari hisab ini, untuk hari ini di Samarinda hilal belum muncul," ujar Sutrisno.

Saat berita ini terbit, Kementerian Agama RI tengah menggelar sidang isbat di Jakarta yang langsung dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0