20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Bathroom Gothic: Perpaduan Anggrek Hitam Kalimantan dan Kain Gringsing Bali


Bathroom Gothic: Perpaduan Anggrek Hitam Kalimantan dan Kain Gringsing Bali
Ary Juwono saat memamerkan karya interiornya bertema Bathroom Gothic. (Foto-foto: Ist)

KLIKSAMARINDA - Hidup sehat bisa datang dari mana saja. Termasuk untuk memilih interior. Ary Juwono contohnya. Salahsatu desainer interior terkenal di Tanah Air ini menggagas Bathroom Gothic dengan mengandalkan perpaduan warna eksotis Anggrek Hitam Kalimantan dan kain Gringsing dari Pulau Dewata, Bali.

Seperti diketahui, kain Gringsing merupakan salahsatu jenis kain yang disakralkan di Bali. Konon, kain Gringsing berfungsi sebagai penolak bala.

/images/img_galeri/43BLACK.jpg

"Karena alasan itu juga, saya rasa sangat baik untuk meletakkan motif kain Gringsing pada kamar mandi, tempat dimana kita semua memulai hari dengan tujuan supata hari yang akan dijalani berjalan dengan lancar," urai Ary.

Kata Ary, label gothic yang disematkan dalam konsep ini merujuk pada tampilan palet hitam dan putih yang mendominasi seluruh bagian bathroom. Mulai dari dinding hingga lantai.

Ya, mengambil dasar hitam untuk dinding, keramik putih dipilih untuk mengisi ruang yang kosong. Hasilnya, pola yang membentuk kain Gringsing pada dinding kamar mandi.

/images/img_galeri/18COLOUR.jpg

Penambahan beberapa aksesoris pendukung --seperti black standing lamp dan keset bermotif senada dengan pola kain Gringsing-- memperkuat kesan gothic.

Dalam menghasilkan desain interior yang unik, Ary mengaku banyak terinspirasi dari kebudayaan Indonesia.
"Hampir 70 persen desain saya terinspirasi dengan budaya kita. Namun kebudayaan yang tidak terbatas pada kerajinan, tetapi juga gaya hidup dan pop culture yang kini berkembang di Indonesia," tutup Ary. (*)

Reporter : Bunga Aviria    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0