24 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Di Pasar Senaken, Safaruddin Rela Menggoreng Pisang Bersama Pedagang


Di Pasar Senaken, Safaruddin Rela Menggoreng Pisang Bersama Pedagang

KLIKSAMARINDA.COM - Keakraban Irjen Pol (Purn) Safaruddin dengan pedagang di Pasar Senaken Tanah Grogot, Kabupaten Paser, begitu terasa ketika secara spontan mantan Kapolda Kaltim itu mengambil alih spatula (alat menggoreng) dari seorang pedagang pisang goreng.

Aksi Safaruddin mengundang perhatian pengunjung pasar. Namun dengan gaya yang khas mantan Kapolda Kaltim itu dia tetap berusaha menjadi ‘penjual’ gorengan yang tiap hari berhadapan dengan panasnya kompor dan wajan.

“Supaya kita merasakan, pekerjaan menjual gorengan itu perlu perjuangan. Semua perlu perjuangan,” ucap Safaruddin usai aksi di Pasar Senaken, Tanah Grogot, Paser, Jumat 13 April 2018.

Kedatangan Safaruddin ke pasar itu disambut riuh gembira ratusan pedagang. Seorang pedagang bernama Topan yang menjual ikan basah, kehadiran Safaruddin memberikan harapan agar adanya perbaikan terhadap tempat mereka mengadu nasib.

“Kami ingin pasar tempat kita cari uang ini bisa lebih baik. Bersih, jadi lebih banyak pengunjung yang datang,” ucap Topan.

Aspirasi Topan ternyata diamini juga oleh Nia. Ibu penjual ikan kering itu cuma nitip satu keinginan itu, yakni perbaikan pasar.

"Pembangunan pasar yang bagus sangat mendesak. Itu saja," ungkapnya.

Menanggapi hal tetsebut, Irjen Pol (purn) Safaruddin mengakui sudah banyak pasar yang dia kunjungi, umumnya memang dihadapkan persoalan pasar yang kumuh, becek bahkan banjir jika hujan turun. Masalah kedua adalah akses modal pedagang agar lebih mudah meningkatkan penjualannya.

“Kami menangkap dua persoalan ini. Untuk itu masalah perbaikan pasar maupun permodalan pedagang sudah ada jalan keluarnya. Insya Allah setelah kami terpilih, pasar-pasar tradisonal kita perbaiki menjadi lebih modern,” ucapnya.

Pasar Senaken Tanah Grogot mengalami kebakaran beberapa bulan lalu. Kondisi itu membuat trauma sejumlah pedagang dan kondisi ekonomi pedagang belum stabil. (*)

Reporter : Pers Release    Editor : Klik Samarinda



Comments

comments


Komentar: 0