16 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dianggap Punya Program Konkret, Sofyan-Rizal Lebih Punya Solusi Selamatkan Kaltim Pasca Migas


Dianggap Punya Program Konkret, Sofyan-Rizal Lebih Punya Solusi Selamatkan Kaltim Pasca Migas
M. Husni Fahruddin Al Ayub. (foto: ist)

KLIKSAMARINDA.COM - Fakta keberhasilan Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi dalam memimpin Bontang dan Balikpapan selama 2 periode, memang tak bisa dipungkiri. Kesuksesan dalam meramu program kerja serta implementasi nyata di lapangan, menjadi alasan kuat mengapa masyarakat Kalimantan Timur memilih keduanya.

Rekam jejak Sofyan dan Rizal dalam membangun daerah masing-masing, menjadi sisi lain alasan masyarakat melirik pasangan calon nomor 1 ini. Pasalnya, baik di Bontang dan Balikpapan, roda penggerak utama ekonominya justru bukan pada eksploitasi alam yang berlebihan. Melainkan pada program kerja yang tepat dengan mendorong sektor lain untuk ikut bergerak.

M. Husni Fahruddin Al Ayub, Ketua Tim Pemenangan Sofyan-Rizal, menjelaskan secara detail mengapa track record keduanya jadi jaminan masyarakat untuk memilih. “Masyarakat bisa menilai sendiri bagaimana kinerja pak Sofyan dan pak Rizal ketika memimpin. Saya percaya masyarakat punya persepsi logis sol ini,” ujarnya, saat ditemui Klik Samarinda, beberapa waktu lalu.

Kata Ayub, semenjak Nusyirwan Ismail wafat, tak ada yang berubah dari visi-misi AnNuR —akronim dari Andi Sofyan Hasdam, Nusyirwan Ismail, dan Rizal Effendi. Cita-cita mantan Wakil wali kota Samarinda itu, justru sejalan dengan cita-cita Rizal —pengganti Nusyirwan.

Di lain sisi, kekuatan ekonomi Kalimantan Timur yang sangat bersandar pada sumber daya alam, menjadi pelajaran penting bagi Andi Sofyan Hasdam dan Rizal Effendi, calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 1. Itu sebabnya, visi-misi mereka tak lepas dari kebangkitan ekonomi di sektor baru plus pemberdayaan sektor lain untuk mewujudkan program Kaltim Sehat.

Bagi M. Husni Fahruddin Al Ayub, Ketua Tim Pemenangan AnNuR, Sofyan dan Rizal lebih punya program riil untuk diimplementasikan. Kaltim Sehat yang merangkum 5 program kedja prioritas, juga santa maus akal diimplementasikan.

“Masyarakat Kaltim sudah melewati pelbagai zaman ekonomi. Mulai dari hutan, migas, sampai batu bara. Pak Sofyan dan pak Rizal punya jawaban konkret untuk menyelamatkan Kaltim pasca migas,” katanya.

“Masyarakat bisa melihat program kerja kami. Apakah itu riil atau tidak untuk dilaksanakan. Kami berkeyakinan, 5 program prioritas di Kaltim Sehat itu bisa dilaksanakan sebagai bagian percepatan transformasi kita di semua sektor,” tambah Ayub.

Di sektor pemerintahan, misalnya, Soffan-Rizal mencanangkan Sehat Pemerintahan yang merangkum 9 program utama. Selain mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan bebas korupsi, keduanya juga akan membangun fasilitas public service mall. Apa itu? “Itu merupakan sistem integrasi segua layanan publik di semua instansi, baik vertikal maupun OPD (organisasi pemerintah daerah, Red.),“ ulasnya.

Bagian menarik dari 9 program utama tersebut juga ada pada kebijakan implementasi APBD yang efisien, efektif, dan akuntabel. Yakni prinsip money follow program, bukan money follow function. “Pelayanan publik juga akan berbasis e-goverment,” tukas Ayub. (*)

Reporter : Pers Release    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0