16 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Nah, Polisi Tangkap Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Samarinda Setelah Terekam CCTV


Nah, Polisi Tangkap Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Samarinda Setelah Terekam CCTV

KLIKSAMARINDA.COM - Dua pelaku pencurian spesialis rumah kosong di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) harus mendekam dalam sel tahanan Polsekta Samarinda Utara. Keduanya yang berinisial Us dan SM, menyerah kepada polisi saat ditangkap pada Selasa, 13 Maret 2018.

Polisi dari satuan Unit Reskrim Polsekta Samarinda Utara menangkap keduanya sekitar pukul 03.00 WITA, di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Samarinda. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian yang digunakan saat beraksi dan juga sejumlah batu akik hasil curian.

Penangkapan ini terjadi karena polisi mendapati bukti aksi kedua pelaku bersama empat rekannya yang terekam kamera warga saat melakukan aksi pencurian di kawasan Perumahan Bumi Sempaja Samarinda.

Nah, rekaman tersebut kemudian diunggah oleh pemilik rumah ke media sosial. Aksi pencurian oleh 6 orang pelaku tersebut berlangsung pada 27 Februari 2018 lalu dan beredar di media sosial dua hari yang lalu.

Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Erwin Suriyatna menyatakan, komplotan ini mengaku telah beraksi di empat lokasi. Tiga lokasi di antaranya dilakukan di wilayah hukum Polsekta Samarinda Utara. Satu lokasi lainnya dilakukan di wilayah Palaran.

Polisi kemudian mengetahui identitas pelaku yang ternyata merupakan residivis dengan kasus yang sama. Menurut Kompol Erwin, dalam menjalankan aksinya, kawanan ini terlebih dahulu mengintai dan mengamati rumah-rumah yang menjadi sasaran. Setelah mengetahui rumah dalam keadaan kosong, mereka kemudian melakukan pencurian.

"Dari pengakuanya, sementara sudah 4 kali melakukan pencurian. Yaitu 3 TKP di Samarinda Utara, 1 di Palaran. Empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Sudah kita kantongi nama-namanya," ujar Kompol Erwin.

Petugas kepolisan saat ini masih melakukan pengejaran terhadap keempat pelaku lainnya. Kini, dua pelaku yang telah tertangkap mendekam di tahanan Polsekta Samarinda Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya diancam dengan pasal 363 Undang-Undang KUHP dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0