20 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

PT PBA Komitmen Pertahankan Kawasan Konservasi Orangutan di Kalimantan Timur


PT PBA Komitmen Pertahankan Kawasan Konservasi Orangutan di Kalimantan Timur
Public ekspose yang dilaksanakan PT Permata Borneo Abadi dan Ecositrop dengan melibatkan stakeholder di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), 9 Maret 2018. (Foto: Dokumentasi)

KLIKSAMARINDA.COM - PT Permata Borneo Abadi (PT PBA) melaksanakan kegiatan public ekspose kajian Areal Bernilai Konservasi Tinggi (ABKT) atau High Conservation Value Forest (HCVF) dan Konservasi Habitat Orangutan bersama dengan lembaga pelaksana Ecositrop di Samarinda, Jumat 9 Maret 2018 lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh stakeholder dari Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Timur, penggiat lingkungan serta Kepala Desa, tokoh adat dan tokoh masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

PT PBA adalah perusahaan yang bergerak di sektor hutan tanaman industri di bidang kehutanan dengan wilayah konsesi di wilayah kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim). Luas konsesi PT PBA seluas 49.297,1 hektare.

PT PBA berkomitmen menjaga seluas 36 persen dari luas konsesi untuk dikelola menjadi areal bernilai konservasi tinggi dan kawasan konservasi Orangutan secara seimbang dengan tetap memegang prinsip kelestarian alam dengan tetap memelihara kelestarian ekosistem di dalamnya.

Budi Santosa selaku perwakilan dari perusahaan menyatakan upaya pelestarian lingkungan ini dilakukan dengan cara tetap mempertahankan keberadaan komponen-komponen lingkungan untuk pemanfaatan di masa yang akan datang. Penyusunan kajian ABKT dan Kawasan Konservasi Orangutan ini juga telah melibatkan masyarakat secara aktif.

“Sesuai dengan kajian ABKT yang telah dilakukan Ecositrop ini, kami berharap apa yang kami rencanakan dan kami lakukan telah sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan yang digariskan pemerintah. Inilah salah satu bentuk kepedulian kami dalam turut menjaga kelestarian konservasi sumberdaya alam,” jelas Budi Santosa.

Yaya Rayadin dari Ecositrop menyampaikan jika tim Ecositrop melakukan pengumpulan data untuk penyusunan kajian pada bulan September 2017 di desa Long Beleh Modang, Long Lees, Long Nyelong, Mekar Baru dan Senyiur. Masukan dari stakeholder dalam kegiatan public ekspose ABKT akan dimasukkan dalam kajian yang sedang disusun sebagai acuan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0