20 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Dua Waria Dituduh Maling, Jadi Korban Amuk Massa di Samarinda


Dua Waria Dituduh Maling, Jadi Korban Amuk Massa di Samarinda
Foto: Ist

KLIKSAMARINDA.COM - Dua orang waria di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi sasaran amuk warga, Minggu dini hari, 11 Februari 2018. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Samarinda Ulu.

Kedua waria warga Jalan Damanhuri, Samarinda tersebut berinisial Fr alias Desi dan Tu alias Nana. Mereka diduga telah melakukan tindak pencurian dan penganiayaan terhadap calon teman kencannya pada Minggu malam itu.

Akibatnya, keduanya menjadi sasaran amuk warga. Nah, kepada polisi, Fr alias Desi mengaku dituduh oleh calon teman kencannya mencuri dompet. Fr menolak untuk mengaku sehingga ia mendapatkan pukulan dari teman kencannya.

Tu alias Nana, yang berada tak jauh dari lokasi pemukulan, langsung mendatangi pria itu dan memukul si calon teman kencan itu. Si calon teman kencan ini tidak menerima perlakuan Tu dan memanggil sejumlah warga di sekitar kejadian.

Bersama warga, si calon teman kencan ini pun kembali mendatangi lokasi tempat dua waria itu berada. Perkelahian antara waria dengan calon teman kencannya itu pun tak terhindarkan. Si teman kencan yang berusia 30-an tahun ini mendapat bantuan warga sehingga memukuli dua waria ini.

Saat kejadian, polisi yang tengah berpatroli menemui aksi pemukulan tersebut. Polisi pun kemudian mengamankan kedua waria tersebut.

Kapolsekta Samarinda Ulu, Kompol R. Sigit Satrio Hutomo menerangkan, awalnya korban mendatangi tempat pelaku untuk melakukan kencan. Mereka sempat berdialog terkait harga, namun tidak cocok sehingga menimbulkan perselisihan dan perkelahian.

"Laki-lakinya pergi dan kembali bawa orang lain untuk membalas dengan tuduhan maling. Ternyata dompet yang dibilang hilang tadi ada di dalam mobil. Kita akan pertemukan lagi kepada laki-laki itu untuk diselesaikan," ujar Kompol Sigit.

Dua waria tersebut saat ini menjalani pemeriksaan intensif pihak kepolisian. Polisi memeriksa keduanya untuk mendalami kasus kriminal yang ada di kota Samarinda yang diduga dilakukan oleh para waria.

Dua waria yang diamankan polisi tersebut mengaku berprofesi sebagai "penjaja cinta". Keduanya sebelumnya bekerja pada sebuah salon namun telah berhenti. (*)

Reporter : Jie    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0