26 Februari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Waduh, Ada 11 Daerah Rawan Penularan Difteri di Samarinda


Waduh, Ada  11 Daerah Rawan Penularan Difteri di Samarinda

KLIKSAMARINDA.COM - Pemkot Samarinda telah menetapkan kasus difteri di Kota Samarinda menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan itu melalui SK Walikota Samarinda dengan Nomor: 440/017/HK-KS/1/2018 tentang Penetapan Status KLB Penyakit Difteri di Kota Samarinda Tahun 2018.

Kota Samarinda menjadi daerah keempat di Provinsi Kaltim setelah Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Barat, yang sudah menetapkan status KLB Difteri di wilayahnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda, ada sebanyak 23 pasien difteri yang sudah dirawat di RSUD AW Sjahranie. Empat belas di antaranya masih dirawat di ruang-ruang isolasi yang ada di RSUD AW Sjahranie.

Sementara 9 lainnya, kondisinya sudah membaik dan sudah diizinkan pulang. Terbaru adalah pasien pengidap difteri yang ada di tahanan Polresta Samarinda.

Dengan status KLB ini, DKK Samarinda juga sudah menetapkan 11 lokasi yang perlu mendapatkan perhatian khusus, karena dinilai sebagai sumber penyebaran difteri.

Berikut 11 lokasi paling rawan difteri menurut Dinas Kesehatan Samarinda
1. Handil Bakti
2. Gunung Kelua
3. Gunung Lingai
4. Simpang Pasir
5. Mangkupalas
6. Bengkuring
7. Makroman
8. Karang Asam
9. Sidomulyo
10. Sungai Pinang Dalam
11. Sempaja Selatan

Dengan penetapan KLB ini, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin menuturkan ada sejumlah langkah-langkah sesuai prosedur yang harus dilakukan.

"Cuma akan kami pertajam lagi langkah-langkah itu," ujarnya usai Rapat Koordinasi tentang KLB Difteri yang digelar di Ruang Rapat Utama Balikota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa, Senin, 15 Januari 2018.

Dia juga menjelaskan bahwa prosedur ini, sebenarnya sudah dilakukan di saat kasus difteri mulai ditemukan di Kota Samarinda. Diantaranya melokalisir penyebaran wabah, Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan Outbreak Response Immnunization (ORI). (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARINDA.COM    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0