22 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Sabu 1 Kg di Dalam Kotak Susu Gagal Edar di Samarinda


Sabu 1 Kg di Dalam Kotak Susu Gagal Edar di Samarinda
Rilis pengungkapan kasus sabu 1 Kg yang gagal edar di Samarinda oleh BNNP Kaltim, Jumat 12 Januari 2018 (Foto: Istimewa)

KLIKSAMARINDA.COM - Seksi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan menangkap tersangka tindak pidana narkotika bernama Istopo Santosa pada Rabu, 10 Januari 2018. Penangkapan yang dipimpin oleh Kepala BNN Kota Balikpapan ini berlangsung sekitar pukul 19.30 WITA.

Penangkapan berlangsung di dalam lokasi SPBU Km 15 Jalan Poros Samarinda-Balikpapan. Dalam penangkapan ini, petugas menyita barang bukti kurang lebih 1 Kg sabu.

Petugas mendapati sabu tersebut di dalam kotak susu. Di dalamnya terdapat bungkusan plastik kopi yang dicampur dengan 1 bungkus besar kristal berwarna putih.

Selain menyita 1 kotak susu yang berisi 1 bungkus besar sabu, petugas juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp4.700.000, buku tabungan BRI dan Mandiri, 3 handphone, serta 1 unit motor Scoopy warna biru muda tanpa nomor polisi.

Petugas mendapatkan informasi jika plastik tersebut berisi narkotika jenis sabu yang diambil oleh tersangka Istopo dari perintah temannya yang bernama Opik. Opik merupakan warga yang tinggal di KM 17, Jalan Poros Samarinda-Balikpapan.

"Petugas langsung memburu Opik setelah mendapatkan informasi tersebut. Namun, petugas tidak mendapati Opik di rumahnya," ujar Humas BNNP Kaltim, Jumat 12 Januari 2018.

Petugas tidak mendapati Opik karena telah melarikan diri sebelum petugas sampai di rumahnya. Petugas hanya mendapati sejumlah alat elektronik, seperti kipas angin, AC, dan televisi yang masih menyala.

Petugas menduga jika Opik melarikan diri dengan membawa serta anak istri, sesaat sebelum petugas datang. Petugas sempat menerima informasi susulan jika Opik kembali ke rumah pada pukul 02.30 WITA. Namun, setelah melakukan pengecekan secara saksama dan menyeluruh bersama dengan warga sekitar, petugas tidak menemukan Opik.

Petugas kemudian menyelidiki tujuan barang haram tersebut. Dari informasi Istopo, petugas mengetahui jika tujuan pengiriman sabu 1 Kg itu ke arah Samarinda.

Petugas teah mengantongi 2 nama, yaitu Dodi dan Aman, yang menunggu sabu itu di Samarinda. Petugas BNN Kota Balikpapan langsung berkoordinasi dengan BNNP Kaltim.

Dari pengembangan penyidikan, Kamis 11 Januari 2018, BNNP Kaltim menangkap pemesan barang, Aman, warga Samarinda.(*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0