24 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Breaking News Eksklusif Berita Rekomendasi

Ini Pengakuan Keluarga Gadis Yang Terlindas Truk


Ini Pengakuan Keluarga Gadis Yang Terlindas Truk
Keluarga kkorba di RSUD Taman Husada Kota Bontang (Foto: Klik Bontang)

KLIKSAMARINDA - Tangisan haru dari keluarga dan sahabat Putri Fadilha tampak saat mereka mendapati jasad Alumni SMK Negeri 1 Bontang ini terbujur kaku di RSUD Taman Husada Kota Bontang.

Saat ini, pihak RSUD Taman Husada Bontang melakukan otopsi terhadap jasad korban sebelum diserahkan pada keluarga.

Ditemui Klik Bontang (Klik Group), Erri kakak tertua korban yang berada di RSUD mengatakan setelah dilakukan otopsi keluarga sepakat untuk memakamkan Putri malam ini juga.

"Rencananya kami akan langsung memakamkan almarhumah. Lebih cepat lebih baik. Lagian gak ada juga yang perlu ditunggu untuk menunda pemakaman Putri," ujar Erri kepada Klik Bontang pada Selasa 22 September 2015.

Nah, kondisi tegang justru terjadi di Makopolres Bontang. Puluhan keluarga Putri mendatangi polres Bontang guna mencari sopir mobil truk molen yang menewaskan gadis warga Sidrap yang hendak pulang setelah melakukan aktivitasnya sebagai karyawan ini.

Nurdin (28) yang mengaku kakak korban langsung mendatangi ruang Kanit Lakalantas Polres Bontang untuk meminta agar pelaku korban segera mempertanggung jwbkan perbuatannya menghilangkan nyawa putri.

"Saya tidak terima kalau dia tidak menerima hukuman yang setimpal karena ini menyangkut nyawa adik saya," teriak Nurdin tak dapat menahan amarah.

Di sisi lain, polisi yang menangani kasus tersebut berusaha memberikan penjelasan kepada Nurdin dan keluarga korban yang lainnya sembari menunggu petugas kepolisian dari Satlantas Polres Bontang masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Saat ini rekan kami masih melakukan olah TKP. Bapak tenangkan diri dulu. Kami akan proses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku, " tutur salah satu polisi yang menangani kasus tersebut dengan nada merendah.

Hingga saat ini, pengendara mobil truk mixer telah diamankan di Makopolres Bontang dengan ruangan yang berbeda demi menghindari aksi amuk keluarga korban yang masih tidak terima dengan kecelakaan yang menimpa Putri.

"Kami sudah mengamankan Unit kendaraan yang dikendarai dan pelaku pun sudah kami bawa ke kantor," pungkas petugas polisi. (*)

Reporter : klikbontang.com    Editor : Sanusi Bachtiar



Comments

comments


Komentar: 0