15 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Bus Masuk Jurang di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Sopir Meninggal Dunia


Bus Masuk Jurang di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Sopir Meninggal Dunia
Bus Suma Karya yang terperosok ke dalam jurang, Senin 20 November 2017 (Foto: Ist)

KLIKSAMARINDA.COM - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan Poros Samarinda-Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Kali ini, sebuah bus terperosok ke dalam jurang, Senin pagi, 20 November 2017 di wilayah Bukit Tanah Merah, Samarinda.

Bus dengan nama Suma Karya trayek Samarinda-Sangatta ini terperosok ke dalam jurang sejauh 2 meter. Akibatnya, sopir bus meninggal dunia akibat kecelakaan ini. Sementara 20 penumpang bus diselamatkan dan melanjutkan perjalanan dengan bus pengganti.

Bus dengan Nomor Polisi KT 9103 BA ini terperosok ke jurang Senin pagi di KM 25, Jalan Poros Samarinda-Bontang. Penyebabnya sopir bus, Muhammad Sani, warga Loa Duri, Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami serangan jantung sehingga menyebabkan bus hilang kendali. Bus kemudian meluncur ke jurang tanpa dapat dikendalikan.

Supir Muhammad Sani sempat mengalami pingsan. Warga setempat langsung mengevakuasi ke Rumah Sakit Umum AW Syahranie, Samarinda menggunakan mobil ambulan milik Kelurahan Tanah Merah, Samarinda.

Sejumlah penumpang mengatakan, bus dalam keadaan baik saat berangkat dari Terminal Lempake, Samarinda pada pukul 10.00 WITA. Saat melewati kondisi jalan agak menanjak dan berbelok ke kanan, penumpang merasakan bus terasa berjalan lebih berat.

Nah, saat melewati tanjakan, bus malah mengarah lurus hingga hingga terperosok ke jurang sedalam 2 meter. Saat itu, menurut salah seorang penumpang, Darice yang duduk di bagian depan, melihat sang sopir memegang dada.

"Dari terminal memang mukanya pucat. Dia hitam jadi kelihatan kalau pucat. Cuma dia makan kacang telur terus. Pas kami sudah ke sini, bus melambat. Tahu-tahunya, dia minggir. Minggir saya kira mau istirahat atau mau parkir ada yang naik. Terus terus ke situ, langsung dia teanu distir. Ada ponakanya langsung ditarik supirnya kasih duduk lagi. Busnya sudah miring lalu stirnya diarahkan supaya tidak kena tiang listrik. Akhirnya ditarik sedikit langsung masuk ke jurang," ujar Darice, warga Sangatta yang menjadi penumpang dalam bus tersebut.

Usai kejadian, seluruh penumpang yang mayoritas warga Sangatta ini langsung keluar dari dalam bus dan berkumpul di tepi jalan.

Beruntung, lokasi kejadian tidak jauh dari pemukiman warga sehingga seluruh penumpang yang berjumlah 20 orang bisa diselamatkan.

Usai evakuasi, Perusahaan PO Suma Karya tetap memberangkatkan para penumpangnya menggunakan bus pengganti setelah petugas kepolisian melakukan pemeriksaan dan menyatakan para penumpang bisa melanjutkan perjalanan.

Namun karena shook dan takut kejadian yang sama menimpa bus pengganti, dua penumpang dan satu balita tidak melanjutkan perjalanan dan memilih kembali ke Samarinda. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0