24 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Nah, Atlet PON Kaltim Tuntut Uang Bonus di Kantor Gubernur


Nah, Atlet PON Kaltim Tuntut Uang Bonus di Kantor Gubernur
Pnyampaian aspirasi bonus oleh perwakilan tim PON Jabar, Rabu 11 Oktober 2017 di Kantor Gubernur Kaltim

KLIKSAMARINDA.COM - Janji Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk memberikan uang bonus Rp250 juta per keping terhadap atlet berprestasi pada PON XIX Jawa Barat belum terealisasi. Justru besaran bonus tersebut terancam dipotong pemerintah.

Kondisi tersebut membuat nasib para pahlawan olahraga Kaltim yang berhasil membawa Kaltim masuk lima besar dalam perolehan medali di PON XIX 2016 Jawa Barat semakin tidak jelas.

Mereka menunggu kejelasan pemberian bonus dan terpaksa tidur di Ruang Ruhui Rahayu, Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu siang, 11 Oktober 2017. Mereka datang untuk menagih janji Gubernur terkait bonus bagi atlet dan pelatih penerima medali emas dengan nilai Rp250 juta per keping.

Para atlet juga dikejutkan dengan adanya pemotongan dana bonus yang diberikan Pemprov Kaltim kepada atlet dan pelatih. Sejumlah pelatih menganggap pemotongan itu tidak manusiawi. Begitu juga dengan adanya alasan Peraturan Menteri Olahraga.

Padahal, di beberapa Provinsi, pemerintahnya telah mengeluarkan bonus bagi atlet berprestasi dengan nilai yang lebih besar dari bonus yang diberikan Pemprov Kaltim.

"Sebelumnya Bapak Gubernur menjanjikan untuk medali emas itu Rp250 juta. Tetapi, kenyataannya Bapak Gubernur hanya memberikan Rp200 juta bagi para penerima medali. Atlet akan menginap sampai ada kepastian," ujar Muslimin, pelatih salah satu cabang olahraga. (*)

Reporter : M4N    Editor : Sanusi Bachtiar



Comments

comments


Komentar: 0