24 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

BKSDA Kukar Lepas Liarkan Bekantan Yang Ditangkap di Rumah Warga


BKSDA Kukar Lepas Liarkan Bekantan Yang Ditangkap di Rumah Warga
Proses evakuasi bekantan di Loa Janan Ilir Samarinda, beberapa waktu lalu.

KLIKSAMARINDA.COM - Tim medis Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) melepasliarkan bekantan, Jumat 22 September 2017 di areal konservasi bekantan di Sungai Hitam, Desa Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kukar.

Bekantan ini merupakan satwa yang ditangkap di pemukiman warga di Kecamatan Loa Janan, Kukar 31 Agustus 2017 lalu.

Petugas BKSDA Kukar melepasliarkan bekantan ini di kawasan yang sama dengan habitat aslinya sebelum ditemukan warga.

Sebelumnya, bekantan jantan ini menjalani karantina dan perawatan dari tim medis BKSDA selama 22 hari. Bekantan jantan ini diduga berasal dari hutan konservasi bekantan di Kecamatan Muara Kaman.

Pelepasan berlangsung singkat. Saat petugas membuka kandang, bekantan ini langsung berlari ke arah hutan.

Bekantan yang diperkirakan berumur 2 tahun ini diberi nama Antang oleh petugas BKSDA Kukar. Dokter hewan Amir Ma'ruf mengatakan, Antang merupakan salah satu bekantan yang tereliminasi oleh kelompoknya. Meski sempat dibius saat ditangkap, dr. Ma'ruf memastikan kondisi kesehatan Antang dalam kondisi sehat.

"Kalau saat ini, 90 persen bagus. Karena beberapa hari di kandang tentu saja ada sedikit perbedaan. Tapi dengan adaptasi, kemarin sudah diberi pakan di sini pakan aslinya. Pakan aslinya itu rambai laut seperti ini. Ini udah cukup bagus mengembalikan kondisi dia. Ada dua kemungkinan satwa ini adalah satwa yang berkelompok. Dia bukan soliter. Tetapi ia soliter. Ada kemungkinan pertama ia ditangkap oleh seseorang kemudian dipelihara. Ada juga kemungkinan dia tersisih dari kelompoknya karena proses perebutan kekuasaan," ujar dr. Ma'ruf.

Dokter ma'ruf memastikan, Antang akan mampu beradaptasi dengan cepat di areal konservasi bekantan di Sungai Hitam di Desa Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kukar.

Di Sungai Hitam sendiri tercatat ada delapan kelompok bekantan. Satu kelompok bekantan terdapat 20 lebih ekor. (*)

Reporter : M4N    Editor : Sanusi Bachtiar



Comments

comments


Komentar: 0