20 Agustus 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kiprah Rita Widyasari di Kancah Internasional, Hadiri Forum ASEAN


Kiprah Rita Widyasari di Kancah Internasional, Hadiri Forum ASEAN
Rita Widyasari menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50. Association of South East Asian Nations (ASEAN) atau organisasi perkumpulan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Jumat 11 Agustus 2017. (Foto: DOkumentasi)

KLIKSAMARINDA.COM - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50. Association of South East Asian Nations (ASEAN) atau organisasi perkumpulan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Jumat 11 Agustus 2017.

Rita hadir selaku Deputy Secretary General Forum Of Small Medium Economic Africa ASEAN (FORSEAA). Acara berlangsung di Kantor Sekretariat ASEAN, terletak di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan.

Menurut Rita Widyasari, undangan ini merupakan undangan balasan setelah Sekjen ASEAN diundang dalam acara pembukaan Festival Erau beberapa waktu lalu.

“Ini juga sebagai undangan balasan, setelah Sekjen ASEAN kami undang hadir ke acara pembukaan Festival Arau Adat Kutai 2017 di Tenggarong, belum lama ini,” ungkap Rita.

Secara langsung, Rita Widyasari diundang oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) ASEAN, Le Luong Minh. Rita menjadi kepala daerah tingkat kabupaten di Indonesia diundang pada acara dihadiri Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) serta petinggi lainnya.

Dalam acara tersebut tampak sejumlah duta besar (Dubes) negara-negara ASEAN serta negara sahabat, termasuk Dubes Negara Seychelles, Nico Barito. Hadir pula Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Luar Negeri Malaysia Dato’ Sri Anifah Aman dan Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.

Forum ini mengelola dan mengatur kelancaran pengembangan potensi ASEAN dan Afrika. Berperan pula menghubungkan produsen ASEAN dan Afrika serta negara lainnya dalam memperluas akses pasar, memanfaatkan sumber daya alam, peningkatan desain dan lainnya.

“ASEAN merupakan kawasan di dunia yang pandai mengelola stabilitas keamanan. Padahal, di sisi lain, banyak negara dan kawasan justru memunculkan konflik. Sementara di banyak negara atau kawasan beradu kekuatan untuk menyelesaikan masalah, maka ASEAN menyelesaikan masalah dengan cara-cara dialog dan negosiasi,” ucap Presiden Jokowi, ketika memberikan pidatonya pada acara tersebut.

Karena dunia, lanjut Jokowi, memang tengah menghadapi banyak masalah. Setiap negara dan kawasan juga punya cara tersendiri dalam mencari solusi. Saat ini ASEAN didirikan 8 Agustus 1967 beranggotakan sebanyak 10 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darusallam, Laos, Vietnam, Filipina, Myanmar dan Kamboja.

“Sementara banyak negara dan kawasan mulai pesimis dengan integrasi ekonomi, maka ASEAN terus bergerak maju membangun integrasi ekonomi. Bukan hanya antarnegara ASEAN namun juga dengan negara-negara sahabat lainnya,” katanya lagi. (Adv)

Reporter : Ambarwati    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0