20 Agustus 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Pemkot Samarinda Bakal Bongkar Rumah Warga, Ini Alasannya


Pemkot Samarinda Bakal Bongkar Rumah Warga, Ini Alasannya
Ilustrasi

KLIKSAMARINDA.COM - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana melakukan normalisasi sungai di muara persimpangan Jalan Antasari dan Jalan Slamet Riyadi, Samarinda. Tahap pertama, Dinas PU bakal melakukan penurapan di Sungai Karang Asam Kecil tersebut.

Namun, proses penurapan terhambat oleh bangunan milik warga. Bangunan milik warga ini berdiri tepat di atas sungai yang menjadi akses pembuangan air dari Polder Gang Indra menuju Sungai Mahakam.

Kepala Bagian (Kabag) Infrastruktur Sekretariat Kota (Setkot) Samarinda, Ibrohim menuturkan, pihaknya telah diminta oleh pihak Pemprov Kaltim untuk menuntaskan permasalahan yang menghalangi penurapan.

Ibrohim mengatakan, Pemkot Samarinda hanya membantu menyelesaikan masalah sosialnya.

"Sementara untuk anggarannya, diberikan dari pihak Provinsi," ujarnya kepada KlikSamarinda seusai Rakor Penertiban Bangunan Di Bantaran Anak Sungai, Kamis, 10 Agustus 2017.

Hingga saat ini, pihak Provinsi Kaltim telah membersihkan dan akan menurap sepanjang 186 meter di tepi sungai tersebut.

"Beberapa bangunan sudah ada yang dibongkar. Hanya tersisa satu bangunan lagi yang menghalangi," sebutnya.

Ibrohim menerangkan, untuk mengontrol kelancaran air, ada sekira 76 meter bagian yang akan dibiarkan tanpa bangunan. Hanya saja, lanjut dia, tidak berpusat satu titik saja.

"Kami diminta menjaga agar tidak ada bangunan berdiri di sana," ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya meminta camat dan lurah untuk terus memantau di daerah tersebut. Selain itu, memberikan sosialisasi pada warga sekitar agar tidak membangun di kawasan tersebut. (*)

Reporter : NR Syaian/KLIKSAMARIDA.COM    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0