20 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Catat, Selalu Ada Seni Budaya di Festival Mahakam Samarinda


Catat, Selalu Ada Seni Budaya di Festival Mahakam Samarinda
Upacara Hudoq Kawit dalam Festival Mahakam Samarinda (Foto: Dokumentasi)

KLIKSAMARINDA.COM - Sebagai event akbar tahunan di kota Samarinda, Festival Mahakam ke XVI pada 11-13 November 2016 mendatang menyajikan banyak acara. Kegiatan akan diselenggarakan baik di perairan Sungai Mahakam maupun di Tepian Mahakam.

"Tak terkecuali, secara konsisten kami gelar beberapa kegiatan budaya dalam rangka pelestarian seni budaya di kota Samarinda. Antara lain, Lomba Tari Kreasi Daerah Kaltim, Lomba Kuliner Tradisional, Lomba Busana Batik, Upacara Adat dan Sape' Musik Festival." kata Muhammad Faisal, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kominfo kota Samarinda.

Lomba Tari Kreasi Daerah merupakan salah satu ajang favorit dan barometer seni budaya di kota Samarinda. Event ini akan dibagi menjadi 3 kategori.

Masing-masing, Lomba Tari Kreasi Pesisir, Lomba Tari Kreasi Pedalaman, dan Lomba Tari Kreasi Daerah Kaltim untuk pelajar Sekolah Dasar (SD).

"Kami gelar di panggung out door halaman Kantor Gubernur Kaltim. Alhamdullilah, selama dua tahun ini sangat meriah dihadiri penonton menjadikan kita cukup bangga akan apresiasi warga terhadap seni budaya," lanjur Faisal yang mantan Kabag Humas Pemkot ini.

Bagi yang berminat mengikuti lomba ini sudah dapat mendaftarkan kelompok atau groupnya ke sekretariat panitia di kantor Disparkominfo Jalan Dahlia Nomor 69, Samarinda.

Lomba Kuliner Tradisional pada tahun ini dibagi dua macam lomba. Yakni Lomba Nasi Kuning Samarinda dan Festival Soto Nusantara khusus antar ibu-ibu PKK kelurahan dan PKK Kecamatan se-kota Samarinda,

"Kemudian ada juga demo masakan tradisional yang dikemas apik dan modern ala Chef Hotel Berbintang. Semua ini kami laksanakan dalam rangka lebih mengenalkan lagi masakan tradisional kita kepada masyarakat," ujar Faisal.

Sape Music Festival kembali akan gelar pada Festival Mahakam 2016 ini. Acara ini dalam upaya pelestarian alat musik petik khas suku Dayak serta mengenalkan kepada khalayak bahwa Sampe ini juga sangat indah dan harmonis jika dikolaborasi dengan alat musik modern lainnya.

"Mudah-mudahan ke depan, gelaran Sape Musik Festival ini bisa berdiri sendiri dan secara khusus dilaksanakan dalam tingkatan yang lebih luas se-Kalimantan, Amin," ujar Faisal mengakhiri dengan penuh harap. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0