25 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Breaking News Eksklusif Berita Rekomendasi

Heboh Postingan Video Pasangan Bugil, Ini Komentar Warga Samarinda


Heboh Postingan Video Pasangan Bugil, Ini Komentar Warga Samarinda
Pasangan yang diarak warga di jalan raya (Foto: Capture Facebook)

KLIKSAMARINDA.COM - Dunia maya di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dihebohkan dengan postingan pasangan mesum yang diarak tampa busana di pinggir jalan.

Pada postingan dalam media sosial Facebook yang diunggah oleh salah satu netizen berinisial EI ini memperlihatkan dengan jelas pasangan ini dipaksa berjalan dalam keadaaan tampa busana.

Ironisnya, video yang memperlihatkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan masyarakat ini ditonton sekitar 50 ribu kali dalam waktu 1 jam. Pun, video ini telah dibagikan sekitar 1300 kali.

Video aksi main hakim sendiri ini diduga dilakukan warga Samarinda terhadap pasangan yang telah melakukan perbuatan mesum.

Dalam video berdurasi 47 detik ini tampak aksi keisengan warga yang mengganggu pelaku wanita dengan cara menarik tangan dan mencoba memegang bagian tubuh wanita yang terlarang.

Aksi main hakim sendiri ini kontan menjadi sorotan warga Samarinda. Apalagi, aksi main hakim sendiri ini disebarluaskan ke media sosial Facebook dan menjadi pembicaraan para netizen.

Entah di mana kejadiannya. Namun, dalam postingan video tersebut sang pemilik akun Facebook, EI mengatakan jika perbuatan yang tak terpuji tersebut. EI juga mengaku bahwa video itu diambil di pinggir jalan raya bilangan Jalan PM Noor Kota Samarinda pada Rabu, 13 Juli 2016.

Atas kejadian ini, sejumlah masyarakat Samarinda mengecam tindakan warga tersebut. Aksi menelanjangi pasangan tersebut terbilang keterlaluan dan memalukan.

Warga menilai perlakukan mengarak itu tak sewajarnya dilakukan terhadap pasangan tersebut. Pasalnya, perbuatan seperti itu sangat tidak manusiawi.

Rusli, warga Samarinda mengaku bahwa seharusnya jika warga terganggu dengan perbuatan mereka dan ingin memberi efek jera seharusnya diserahkan saja ke polisi dan bukan diarak telanjang seperti itu.

"Memalukan. Ini sangat memalukan sekali. Apalagi dibawa jalan. Oleh masyarakat, kan seharusnya diserahkan ke polisi lah. Dibuat jadi pelajaran juga. Gak bener ini. Harusnya diserahkan ke pihak berwajib," ujar Rusli kepada KlikSamarinda pada Jumat sore 2016. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0