20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Eksklusif Berita Rekomendasi

TB Pacific Jaya I Kembali ke Indonesia, Ini Pernyataan KSOP Samarinda


TB Pacific Jaya I Kembali ke Indonesia, Ini Pernyataan KSOP Samarinda
Ilustrasi

KLIKSAMARINDA.COM - TB Pasific Jaya I milik perusahaan pelayaran PT Pelayaran Marindo Pacific tiba kembali di Indonesia setelah menempuh perjalanan selama 8 hari melintasi perairan Filiphina dan Malaysia sebelum tiba di perairan Indonesia.

TB Pasific Jaya I dengan 10 abk menarik tongkang Maritim Perkasa bermuatan 7.500 matriks ton batubara.

Sebelumnya, TB Pasific Jaya I berangkat hampir bersamaan dengan TB Charles pada 1 Juni 2016 lalu dengan tujuan pelabuhan Cagayan Deoro Filiphina.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda membenarkan kedatangan kapal TB Pasific Jaya I milik perusahaan PT Marindo Pasific yang menarik tongkang Maritim Perkasa.

Sebelum berangkat, TB Pasific Jaya I milik perusahaan PT Marindo Pasific memberitahukan keberangkatan mereka ke KSOP Samarinda.

(Klik juga: TB Pacific Jaya I Akhirnya Kembali ke Indonesia, Ini Kronologinya)

Kemudian mereka diminta melapor kepada pangkalan utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).

"Izin berlayar ke Filiphin yang sama-sama waktu itu dengan TB Charles sudah kembali dan itu juga saya sudah instruksikan kepada perusahaan itu untuk berkomunikasi dengan As Ops Lantamal XIII. Assisten operasinya itu adalah Kolonel Jamaludin Malik dan itu monitoring di Tarakan. Makanya itu digaris batas saja," ujar Kepala Syahbandar Kota Samarinda, Yus K. Usmany pada Jumat, 15 Juli 2016.

Saat ini, berdasarkan pantauan KSOP Samarinda, masih ada satu kapal tunda Berau 118 milik PT Rusianto Bersaudara yang masih tertahan di Filiphina.

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) ini masih belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menunggu izin.

TB Pacific Jaya I saat ini berada di Dermaga PT Trubalindo, Muara Jawa, Kabupaten Kutai Barat. (*)

Reporter : M4N    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0