20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Kartini City Rally FPPKT 2016: Bukan Perempuan Biasa


Kartini City Rally FPPKT 2016: Bukan Perempuan Biasa
Ketua Panitia Kartini Cityr Rally Dedek Yuliona (kiri) dan Ketua Forum Perempuan Peduli Kalimantan Timur, Fitria Alaydrus (kanan) usai melepas para perally Kartini di Plasa Mulya Samarinda, Minggu 8 Mei 2016 (Foto:KlikSamarinda)

KLIKSAMARINDA.COM - Forum Perempuan Peduli Kalimantan Timur (FPPKT) sukses menggelar Kartini Rally City 2016 yang berlangsung pada Minggu, 8 ei 2016.

Rally yang berawal dari Plasa Mulya Samarinda ini terbilang unik. Pasalnya, kendaraan dan para kru merupakan perempuan.

Bukan hanya itu, para pengendara dan kru juga mengenakan pakaian khas kebaya dengan corak yang pelbagai.

Nah, sebelum melaju dengan kendaraan, pihak panitia melakukan penilaian kepada masing-masing pengendara dan kendaraan pada garis start. Penilaian berkaitan dengan busana dan kesiapan kendaraan yang akan digunakan.

Usai mendapatkan penilaian dari 3 orang juri, pihak panitia juga menemplekan stiker safety ridding dan stiker gerakan antinarkoba.

Ketua Panitia Penyelenggara Kartini City Rally, Dedek Yuliona menyatakan, peserta secara keseluruhan cukup antusias mengikuti Kartini City Raly ini. Terhitung sebanyak 30 peserta ikut ambil bagian dalam rally ini.

"Peserta yang ikut mencapai 30 peserta. Setiap kendaraan diisi minimal dua orang penumpang. Sebelumnya, acara kita didahului kegiatan kampanye safety riding dan kampanye antinarkoba serta Deklarasi Forum Perempuan Peduli Kalimantan Timur (Kaltim) pada Sabtu kemarin (7 Mei 2016 - Red).

Satu per satu kendaraan pun dilepas panitia untuk menempuh rute rally di seputar Kota Tepian. Pelepasan dilakukan langsung oleh panitia penyelenggara.

Dedek Yuliona menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari agenda Forum Perempuan Peduli Kalimantan Timur yang baru saja dideklarasikan. Kegiatan yang berkaitan dengan peringatan Hari Kartini ini juga membuktikan jika perempuan-perempuan di Kalimantan Timur tergolong perempuan yang memiliki kemampuan dan andil besar di masyarakat.

"Yang ingin kami sampaikan dari kegiatan bagi perempuan di Kalimantan Timur ini adalah bahwa Kartini-Kartini Kalimantan Timur cukup tangguh dan mampu menggunakan kendaraan seperti ini. Perempuan Kalimantan Timur juga pintar. Di ajang ini akan ada pertanyaan dan rute. Ini menandakan mereka bukan perempuan biasa," pungkas Dedek. (*)

Reporter : Inu    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0