23 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Amirullah, Wartawan Antara: Sang Anak pun Kepincut Jadi Kuli Tinta (2-Habis)


Amirullah, Wartawan Antara: Sang Anak pun Kepincut Jadi Kuli Tinta (2-Habis)
Amirullah (ketiga dari kiri) bersama rekan seprofesi. (Foto: Arsip pribadi for KlikSamarinda)

KLIKSAMARINDA - Amirullah, wartawan kantor berita Antara di Samarinda, barangkali hanya satu dari segelintir kuli tinta senior yang kini masih rajin turun ke lapangan untuk memburu berita.

Tujuh belas tahun lebih mengabdi pada profesi, Bang Amir --sapaannya-- begitu merunduk bak padi yang tinggi nan menguning.

Ini terekam jelas saat KlikSamarinda menemui alumni SMU Harapan Bhakti, Makassar, Sulawesi Selatan, itu Kamis (23/7/2015) kemarin di kantor berita Antara, Samarinda.

Bersama dengan sejumlah wartawan muda dari pelbagai media, Amir bercengkrama dan bercanda. Olok-olokan pun kadang tak terhindarkan.

Sikap egaliter ini pula kabarnya yang membuat Amir mampu on the track dengan angkatan muda wartawan di Kota Tepian.

Bincang ringan dengan Amir, memang sangat menyenangkan. Pelbagai pengalaman liputan, menjadi memorable tersendiri.

Dari sekian banyak reportase yang pernah dilakukan, Amir mengaku sangat terkesan dengan beberapa liputan. Salahsatunya ketika Amir melakukan reportase di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

Di sana, Amir bersama rekan seprofesi, mewartakan kondisi terkini masyarakat Indonesia yang hidup dalam keterbatasan. "Di sana sekira seminggu," akunya.

Meski kini telah mendapat jaminan --dalam benak kecilnya-- Amir masih menaruh cemas terhadap masa depan wartawan saat ini.

Perhatian itu ditujukan kepada sesama rekan seprofesi dan kolega yang kini juga masih bersama dengannya memburu berita di lapangan.



Reporter : Ken    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0