20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Unmul Jadi Model Penerapan Revolusi Mental Kampus


Unmul Jadi Model Penerapan Revolusi Mental Kampus
Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si, menyampaikan pentingnya revolusi mental di perguruan tingg dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Selasa, 19 April 2016 (Foto: KlikSamarinda)

KLIKSAMARINDA.COM - Dalam rangka Implementasi Nilai-Nilai Revolusi Mental Perguruan Tinggi Melalui Pengembangan Kampus Berintegritas, Universitas Mulawarman (Unmul) bekerja sama dengan Kementerian Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengadakan rapat koordinasi terkait gerakan revolusi mental.

Rapat bertempat di ruang Queen Marry, Aston, Samarinda Hotel Jalan Pangeran Hidayatullah Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa 19 April 2016. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan juga Pembantu Dekan dari setiap Fakultas di Unmul, juga perwakilan dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Samarinda dan Kalimantan Timur pada umumnya.

Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si, menyampaikan pentingnya revolusi mental di perguruan tinggi. Menurut Masjaya, revolusi mental berperan penting demi mepercepat kesatuan bangsa yang dimulai dari perguruan tinggi.

"Yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana kita mampu mempercepat persatuan bangsa ini dalam hal melakukan perubahan yang disebut dengan aktivitas revolusi mental," ucapnya dalam penyampaian pelaksanaan program kemahasiswaan bermuatan revolusi mental.

Masjaya juga menegaskan bahwa mewujudkan revolusi mentasl tersebut bertujuan untuk mengubah pola pikir dan kesadaran bangsa.

"Dalam rangka mewujudkan revolusi mental tersebut, kita punya keinginan, harapan besar, yaitu merubah cara pandang, pikir, sikap dan perilaku Membangkitkan kesadaran dan membangun sikap optimistik mewujudkan Indonesia yang berdaulat berdikari dan berkepribadian," tegasnya.

Ir. Asril, Msi, Asisten Deputi Pendidikan Tinggi dan Pemanfaatan IPTEK pun mengatakan, Unmul nantinya akan menjadi model penerapan nilai-nilai revolusi mental tersebut.

Dengan cara membangun karakter bangsa dan mendukung prestasi dari skala nasional, internasional dan daerah sebagai dorongan. Dimulai dari pelaksanaan beberapa program baru akan mulai diterapkan di Unmul.

"Tahun ini, kita akan mencoba menerima mahasiswa dengan jalur khusus, misalnya nanti indikatornya bagi yang hafal Al-Quran sekian juz, bebas masuk Universitas Mulawarman," ujarnya.

Selain itu, juga program menanamkan perilaku mental yang kuat dan peduli yang bersifat jangka panjang.

"Kami punya program sekarang yang telah dilakukan oleh Fakultas Kehutanan dan Pertanian, bahwa setiap mahasiswa baru wajib menanam pohon, dan tidak boleh selesai jika tidak tumbuh pohonnya," tambahnya.

Setelah itu, materi juga diisi oleh Wakil Rektor bidang Kwmahasiswaan dan Alumni Unmul, Dr. Encik Syaifudin. Beliau membahas tentang pengembangan kampus berintegritas. (*)

Reporter : Robbi    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0