20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Siapa Saja Korban Bekas Galian Tambang di Samarinda? Ini Jawabannya


Siapa Saja Korban Bekas Galian Tambang di Samarinda? Ini Jawabannya
Ilustrasi

KLIKSAMARINDA - Koko Tri Handoko (16) --korban ke 13 di lubang bekas galian batu bara, Selasa 8 Desember 2015 kemarin. Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur (Kaltim) sebelumnya telah ada 12 korban yang telah meregang nyawa di bekas galian tambang batu bara di Samarinda. Berikut ringkasannya;

1. Miftahul Jannah (10), Junaidi (13), Ramadhani (11)
13 Juli 2011: Ketiganya tewas di lubang bekas galian batu bara milik PT Hymco Coal di Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Samarinda. Junaidi dan Ramdhani adalah kakak beradik. Sementara Miftahul Jannah adalah tetangga kedua korban. Mereka tinggal di Jalan Pelita 2, RT 5, Kelurahan Sambutan.

2. Dede Rahmat / Eza (6), Emaliya Raya Dinata (3)
24 Desember 2011. Kedua bocah bertetangga ini tewas di lubang bekas galian batu bara milik PT Panca Prima Mining yang terletak di belakang Perumahan Sambutan Idaman Permai, Blok HG, Jalan Pelita 7, RT 30, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Samarinda.

3. Maulana Hendra (11)
25 Desember 2012: Tewas tenggelam di lubang bekas galian batu bara PT Insani Bara Perkasa. Korban tinggal di Blok B, RT 18, Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda.

4. Muh. Shendy
2012 Sambutan 4 Blok L No.10, Handil kopi pada galian yang belum dieksplorasi di sekitar rumah

5. Nadia Zaskia Putri
8 April 2014: Murid kelas V SD ini tewas di lubang bekas galian batu bara PT Energi Cahaya Industritama di Kecamatan Palaran, Samarinda.

6. Ardi (10)
Mei 2015: Bocah yang diketahui anak berkebutuhan khusus itu tewas tenggelam di lubang bekas galian batu bara PT Cahaya Energi Mandiri (CEM). Korban tinggal di Jalan Tekukur, RT 35, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Samarinda Ilir,

7. M Raihan Saputra (10)
22 Desember 2014: Murid kelas IV SD ini tewas di lubang bekas galian batu bara PT Graha Benua Etam di Jalan Padat Karya, Bengkuring, Sempaja, Samarinda Utara.

8. Muhammad Yusuf Subhan (11)
24 Agustus 2015: Santri yang belum sebulan belajar di Pesantren Yayasan Tursina, Desa Pampang, Sungai Siring, Samarinda Utara, ini ditemukan tewas di kubang bekas galian batu bara milik PT. Lana Harita Indonesia.

9. Aprilia Wulandari (12)
18 November 2015: Siswi kelas VI SMP Negeri 25 di Jalan M Said ini tewas tenggelam di lubang bekas galian batu bara yang diduga milik CV Rinda Kaltim Anugrah.

(Sumber: Jatam Kaltim/berbagai sumber)

Reporter : kliksamarinda    Editor : Dwi Hendro B



Comments

comments


Komentar: 0