16 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Ekonomi Kaltim Turun, Belanja Daerah Harus Digenjot


Ekonomi Kaltim Turun, Belanja Daerah Harus Digenjot
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, Mawardi B.H. Ritonga (Foto: KlikSamarinda

KLIKSAMARINDA - Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga triwulan III 2015 masih mengalami kontraksi yang menunjukkan penurunan dari triwulan sebelumnya. Pada triwulan II tahun 2015, pertumbuhan ekonomi Kaltim -0,9 persen. Di triwulan III hingga akhir Desember 2015 mencapai -3,8 persen.

Menurut Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Timur, Mawardi B.H. Ritonga, penurunan ini kurang menggembirakan.

Saat ditemui pada Rabu, 02 Desember 2015, Mawardi memaparkan kondisi ekonomi Kaltim sejak triwulan pertama 2015 hingga triwulan III tahun 2015.

"Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur masih mengalami kontraksi dan menunjukkan penurunan yang kurang menggembirakan. Kalau pada triwulan sebelumnya, triwulan II tahun 2015, itu pertumbuhan ekonomi Kaltim -0,9 persen. Di triwulan I -0,6 persen. Di triwulan III hingga akhir Desember 2015 mencapai -0,3,8 persen," ujar Mawardi kepada KlikSamarinda.

Menurut Mawardi, penurunan ini dipicu oleh penurunan produksi dan pembelian sektor pertambangan di Kaltim yang 70 persennya disumbang dari sektor tersebut. Plus, sisanya industri migas dan pengolahan.

Kondisi tersebut, imbuh Mawardi, sangat berpengaruh terhadap ekonomi nasional. Terutama, terkait pendapatan ekspor yang juga terpengaruh oleh penurunan produksi batubara dan pengolahan migas di Kaltim.

Nah, menurut Mawardi, mengatasi hal tersebut dapat ditopang dengan upaya peningkatan belanja daerah. Misal, melalui proyek-proyek pembangunan yang didukung APBN maupun APBD.

"Itu kan sangat membantu roda ekonomi akan terus berputar. Bayangkan, pembangunan kawasan ekonomi khusus di beberapa tempat, juga pembangunan jalan tol, dan jalur kereta api. Proyek-proyek pemerintah itu akan membuat lapangan kerja terbuka, sektor ekonomi kecil pun turut terangkat," papar Mawardi.

Karenanya, Mawardi turut memberikan apresiasi terhadap pemerintah di Kaltim yang membuka sejumlah proyek pembangunan mercusuar. Tak hanya dampak pembangunan yang akan dirasakan setelah proyek selesai. Pun, saat pembangunan itu telah berjalan, akan mendorong roda ekonomi Kaltim berdenyut. (*)

Reporter : dui    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0