18 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Perkuat Investasi Kaltim, Ini Kata Para Pelaku Eksportir


Perkuat Investasi Kaltim, Ini Kata Para Pelaku Eksportir
Konferensi Investasi di Kaltim pada Selasa 17 November 2015 (Foto: KlikSamarinda)

KLIKSAMARINDA - Dunia investasi di Indonesia ternyata dinilai masih memiliki kelemahan. Terutama dalam soal perizinan dan kebijakan pemerintah di sektor lingkungan hidup. Dalam Konferensi Investasi yang digelar Regional Economic Development Institute (REDI) pada Selasa 17 November 2015 di Hotel Aston Samarinda Kalimantan Timur, disebutkan jika para investor seringkali berpindah haluan setelah mengetahui kompleksitas perizinan dan kaitan produk dengan lingkungan di Indonesia.

Disebutkan salah satu panelis dalam konferensi tersebut, Elmar Bouman, Direktur INA-Indonesian-Benelux Chamber of Commerce, persoalan informasi perizinan dan lingkungan hidup untuk pihak publik dan investor swasta sangat menentukan dalam dunia investasi. Khususnya, investasi Indonesia.

"Informasi tersebut harus sama. Lobi secara intensif dilakukan. Investor Eropa misalnya, pasti menemukan masalah dengan lingkungan hidup di Indonesia. Ketika terjadi kebakaran lahan beberapa saat lalu, investasi sawit menurun. Tetapi, prinsipnya adalah memenuhi kebutuhan investor dalam hal keterbukaan informasi dan perizinan yang ada di Indonesia," ujar Elmar.

Pemateri lainnya menyebutkan jika pengusaha Indonesia perlu mempersiapan diri untuk melakukan ekspansi ke pasar Internasional. Menurut Fernanda Reza Direktur Pron Asia, para pemula harus mulai menekuni bidang tertentu sebagai usaha.

"Kita bisa memulai usaha ekspor itu dengan fokus. Pihak luar terkadang selektif terhadap produk yang dikirimkan. Ketika ada kekurangan, ya ada konsekuensi. Intinya adalah fokus agar tidak terjadi kesalahan," ujar Fernanda yang juga seorang eksportir Indonesia.

Konferensi ini menjadi bagian dari program Centre for Investment and Trade Advisory (Citra) di Kaltim. Sejauh ini, Citra telah membangun jejaring antara pelaku usaha lokal nasional maupun internasional dalam mempromosikan iklim investasi.

Pun, Citra telah bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk membuka akses informasi baik bagi para pelaku usaha maupun investor. Menurut Siti Asfiyah, Informasi yang disediakan meliputi komoditas unggulan di tiap daerah, pergerakan harga komoditas, hingga kapasitas dan nama pengusaha di setiap daerah yang memiliki akses Citra.

Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang merupakan pengusaha lokal Kaltim. Acara dibuka secara langsung oleh Staf Gubernur Bidang Keuangan. (*)

Reporter : dui    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0