21 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Ekonomi Kaltim Memburuk, Mahasiswa Kok Demo?


Ekonomi Kaltim Memburuk, Mahasiswa Kok Demo?
Demonstrasi ratusan mahasiswa tuntut perbaikan ekonomi Kaltim pada Minggu sore 15 November 2015 (Foto: KlikSamarinda)

KLIKSAMARINDA - Sebanyak 100 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul) menggelar demonstrasi di Simpang Empat Lembuswana, Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) pada Minggu sore 15 November 2015.

Aksi ini dilakukan merespon kondisi ekonomi Kaltim saat ini yang mengalami pelemahan.

Menurut Koordinator Lapangan (Korlap), Very Jen, mahasiswa menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk mengatasi kondisi ekonomi yang semakin memburuk saat ini. Mahasiswa menuntut adanya perbaikan ekonomi Kaltim.

"Kami di sini aksi untuk mencerdaskan masyarakat Kota Samarinda khususnya, dan Kaltim untuk melihat kondisi ekonomi Kaltim. Saat ini, ekonomi Kaltim tengah melemah. Turun 0,3 persen. Kami mahasiswa Fakultas Ekonmoi menuntut kepada Gubernur untuk mengatasi masalah ekonomi," ujar Very saat ditemui KlikSamarinda usai aksi.

Lebih lanjut, Very menyebutkan jika pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan ekonomi di Kaltim. Kebijakan ini diarahkan untuk memperbaiki pengelolaan sumber daya alam dengan lebih baik, pemerataan bagi hasil ekonomi yang tidak merata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltim

"Misalnya, memperbaiki pengelolaan sumber daya alam dengan lebih baik, pemerataan bagi hasil ekonomi yang lebih merata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltim sehingga dapat merasakan dampak positif dari kekayaan alam. Sekarang, masyarakat tidak banyak merasakan efeknya," ujar Very.

Lebih lanjut, Very juga meminta agar pemerintah tidak membiarkan Kaltim menjadi sapi perah pihak luar negeri. Kekayaan alam yang dimiliki Kaltim, imbuh Very, selayaknya dipergunakan untuk pembangunan di Kaltim.

"Kita banyak melihat proyek di Kaltim. Tetapi, alasannya tidak ada anggaran. Padahal, Kaltim ini kaya akan sumber daya alam. Ke mana larinya hasil sumber daya alam itu?" ujar Very tegas.

Aksi berlangsung kurang lebih dua jam, dimulai sejak pukul 16.00 wita hingga pukul 18.00. Usai menggelar orasi dan duduk di jalanan, ratusan mahasiswa ini membubarkan diri dengan tertib disertai pengawalan dari pihak kepolisian. (*)

Reporter : Inu    Editor : Dwi Hendro B.



Comments

comments


Komentar: 0